Selasa, 15 April 2014

Membuat Rangkaian Joule Thief dari Lampu Bekas dengan Baterai Kancing (Updated)

Apa dan Bagaimana Cara Kerja Joule Thief
Joule Thief, joule adalah Satuan Internasional untuk energi dan Thief artinya pencuri. Sesuai namanya Pencuri Energi, rangkaian ini akan mencuri energi yang masih tersimpan pada sumber energi / sumber tegangan. Jadi rangkaian Joule Thief ini bukan memperkuat, menambah ataupun memperbaharui energi dan daya. Tapi mencuri/memaksa/memanfaatkan sisa energi yang tidak terpakai. (jika pakai sumber tegangan bekas/batere soak)




Misalkan pada batere, 1,5volt dengan kapasitas 1 ampere. Berarti daya batere ini adalah 1,5watt. Kemudian dipasangkan pada jam dinding yang membutuhkan tegangan 1,5volt 1miliampere. Berarti daya yang dibutuhkan jam dinding adalah 0,0015watt. Dengan ini, batere sanggup memberi energi pada jam dinding selama (1,5/0,0015) = 1000jam.
Namun pada kenyataannya, sumber tegangan tidak serta merta langsung habis pada masa kerjanya namun tegangannya menurun. Misalnya pada batere 1,5 volt ini, pada jam ke 900, tegangan menurun sehingga tidak sanggup menyalakan jam dinding. Jadi batere ini masih menyimpan sisa energi 100jam. Nah energi 100 jam inilah yang dicuri oleh joule thief.

Contoh lain lihat gambar grafik di bawah ini, berikut ini adalah grafik penggunaan energi pada sumber energi (batere,kapasitor, dsb). Jadi makin lama tegangan yang dihasilkan akan semakin menurun.
 

Perhatikan perbedaannya pada gambar grafik dibawah tentang penggunaanya pada beban.

Jadi ketika tegangan menurun, beban sudah tidak menerima energi, sehingga penggunaan energi berhenti pada tegangan 12v pada bulan ke 4. Hal ini tentu saja menyisakan energi dalam batere tersebut. Nah sisa energi inilah yang dimanfaatkan oleh joule thief.

Lalu bagaimana dengan daya pada joule thief yang mampu menyalakan beban dengan nilai lebih dari sumber energi, ada yang tegangannya berlipat ada juga yang tegangannya tetap? Untuk menjawab ini, silahkan baca postingan saya yang ini : http://www.dadanpurnama.com/2015/01/hubungan-daya-energi-tegangan-dan-arus.html

Ayo Praktek
Di sini saya akan membuat rangkaian paling sederhana dahulu. Oke siapkan bahan-bahan utama kita

- Lampu hemat energi / TL / CFE bekas aja ya
- 2 kabel beda warna 50cm aja cukup
- Solder buat buka patrian di PCB lampunya

Pertama buka casing lampu tersebut, dan lihat rangkaian di dalamnya. Untuk membuat rangkaian sederhana joule thief ini, kita hanya membutuhkan tiga buah komponen saja, yaitu
- Transistor NPN, lampu hemat energi selalu pakai ini. Type yang saya dapatkan adalah 13001, mungkin Anda memdapat MJE13001B, 13001D, dsb sama saja....
- Resistor, nilai tahanan yang saya pakai adalah 33 Ohm (orange orange hitam emas)
- Toroid, ferrit yang berbentuk lingkaran itu lepas semua kabelnya


Okey bahan udah siap sekarang perlu diperhatikan untuk kaki-kaki transistor transistor 13001 saya yang ini kakinya B C E
Mungkin pin transistor anda berbeda, jadi tes/cek lagi kaki transistornya ya...



Kedua, lilitkan kedua kabel secara bersamaan, sampai lingkaran toroid itu penuh



Kali ini saya Cuma bisa sampai enam lilitan saja.


Lalu potong kabel sisanya untuk menyambungkan yang lain dan kelupaslah plastik pelindungnya


Lalu hubungkan satu buah kabel dengan yang lain, dalam hal saya, kabel ujung kuning dengan kabel pangkal hitam (lilitan pertama kabel kuning dengan lilitan terakhir kabel hitam)



Ketiga, sambungkan basis transistor ke resistor dengan kabel


Biar mudah, juga sambungkan kabel-kabel ke kaki transistor yang lain.

Lalu, sambungkan sisa kabel toroid tadi, yang satu ke resistor, yang satu lagi ke kolektor transistor. Dan rangkaian utama telah selesai
 

Perhatikan kabel-kabel di kaki transistor, jangan sampai ada yang korslet, di patri aja lebih baik.

Sekarang, tinggal tes dengan baterai dan LED. Gak punya? Gampang, cari aja korek api pemantik gas yang ada lampunya. Lalu tambahkan kebel-kabelnya.

Saya sudah punya lampu LED sendiri, jadi tinggal mencari baterainya, dan inilah :


Coba sekarang kita nyalakan LED ini dengan satu baterai? Apakah nyala? TIDAK!


Sekarang, rangkaikan LED ke rangkaian joule thief


Lalu pasangkan baterainya, apa yang terjadi? Menyala!!!


Ya, meskipun redup, ini dikarenakan baterai kancing yang saya pakai sudah soak banget sekali (hehehe lebay)
Sekarang saya sambungkan ke rangkaian LED bekas keypad HP. Nyala juga semuanya namun hanya sekejap, saya pikir, setrumnya habis tapi setelah dicoba lagi nyala lagi skejap dan begitu seterusnya. Yang mungkin arusnya udah lemah untuk menyalakan 11 LED ini.

Sekarang kita coba dengan baterai kancing yang lebih besar, Nyala lumayan terang!



Bila dapat menghemat pemakaian baterai, kenapa rangkaian ini tidak diaplikasikan ke peralatan sehari-hari kita? Karena rangkaian toroid ini mengandung medan magnetik yang termodulasi dan ini tidak baik bagi kesehatan, kalo tidak percaya coba gunakan radio AM dan dekatkan dengan alat ini, semakin kuat power medan magnet maka akan semakin kuat fluktuasinya, inductor toroid yang seperti donat itu lebih baik ketimbang batang atau bentuk E, toroid donat membuat flux magnetik tidak terlalu menyebar. Namun karena flux yang tidak menyebar inilah, joule thief bisa dimanfaatkan.

Update :

25 LED superbright
Joule thief menyalakan 25 LED superbright


Dengan sedikit modif joule thief, neon dapat menyala
Neon with joule thief
 Joule Thief Powering 55 watt CFL
Artikelnya disini Joule thief menyalakan lampu neon


Update 2,
Menanggapi komentar AnonimRabu, 19 November 2014 07.34.00 WIB
Kualitas LED mempengaruhi rangkaian

video

Update  3,
Jika ada masalah, padahal yakin bahwa transistor, LED bahkan baterenya masih baru, yang perlu di perhatikan adalah lilitan pada toroidnya.
Bisa dilihat pada skema rangkaian joule thief di atas saya kasih dua tipe. Perhatikan tanda bulat kecil pada simbol lilitan, itu menunjukkan lilitan pertama.
Nah kebanyakan kesalahannya adalah lilitannya.
Cara melilitnya adalah : Lilit pertama lilitan primer digabung dengan lilit terakhir Lilitan sekunder atau terbalik juga gak apa-apa (lilit terakhir kumparan primer digabung dengan lilit pertama kumparan sekunder)
Dengan kata lain arah lilitannya berbeda.
Jika lilitan primer searah dengan jarum jam/ke arah kanan/menjauhi kita, maka kumparan sekunder harus berlawanan arah jarum jam/ke arah kiri/mendekati kita.
 


Atau cara termudah adalah dengan satu buah kabel yang dililit penuh pada toroid tersebut, misalnya jumlah lilitan satu kabel untuk melilit itu ada 13 lilit. Lalu bongkar lagi lilitannya sampai tersisa 6 lilit, terus pada lilitan ke 7 buat agak panjang, buat disambungkan ke kutub positif. Setelah cukup panjang, lilitannya bisa lanjutkan


Mau hibahan rangkaian dari saya? klik menu Freebies di atas




PERHATIAN

Sudah lebih dari satu tahun saya tidak mempunyai HP atau HH. Meskipun saya mempunyai modem dan kartu yang masih aktif, tapi saya tidak punya pulsa dan jarang mengisi kuota untuk membalas pesan, telepon ataupun komentar Anda. Jadi mulai hari ini sampai waktu yang tidak ditetapkan, segala bentuk komunikasi kepada saya hanya melalui email saja. Jika Anda ingin menghubungi saya karena keadaan darurat (misalnya minta bantuan FB kena hack), silahkan baca dan pahami link ini, jika Anda menginginkan respon dari saya.

Mohon maaf apabila ada pesan, komentar, dan permintaan teman di facebook yang belum/tidak terbalas. Harap maklum.


Terima kasih
Dadan Purnama


125 komentar:

  1. dear kang Dadan
    saya berterimakasih untuk info yang bermanfaat ini, ada yang mau saya tanyakan, untuk menyalakan 11 Led, apakah Led di paralel atau seri. mohon penjelasannya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. LED diparalelkan,
      anoda LED ke anoda LED dst
      katoda LED ke katoda LED dst

      maaf baru bales,, saya kehilangan HP saya

      Hapus
    2. kang bisa nggak buat rangkaian lagi seperti apalah yang penting murah dan sederhana buat anak smp

      Hapus
  2. kalo pesan rangkaian joule thief, bisa ? saya butuh banyak rangkaian yang sudah jadi, minim 100 biji..

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah wah yang masalah bukan rangkaiannya gak kan mampu, tapi untuk beli LED nya saya gak kuat....
      info lebih lanjut 08996806111

      Hapus
  3. apa induktor toroid ini fungsinya sama dengan trafo inti ferit?

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya benar..
      jadi selain di toroid, inti untuk lilitannya bisa pakai ferit batang, ferit E
      namun ferit donat lebih minimal 'radiasi'nya

      Hapus
  4. Balasan
    1. dalam percobaan ini 6 lilitan untuk keduanya. tapi makin banyak lilitan makin oke apalagi yg sekundernya

      Hapus
  5. Wah sangat jelas dan bermanfaat..
    Bisa ngga om bikin tutor untuk nyalain lampu neon..soalnya saya keliling gak nemu...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wahhh siap,,
      tapi tunggu ya soalnya hari ini saya posting tentang elektrokomputer dulu,,, Membuat kamera inframerah tembus pandang...

      Hapus
  6. Oke ditunggu kabarnya posting yang baru

    BalasHapus
  7. Nanya boss, itu kan katanya rangkaian joule thief bisa menaikkan tegangan,
    nah seandainya saya bikin emergency lamp, pada saat baterai full, apa led saya tidak putus, karena ada tambahan joule thief ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ya.. kalo satu aja pasti putus, apalagi kalo tidak pakai resistor
      Kalau mau pakai baterai baru ataupun sekian buah baterai, tambahkan nilai resistor yang masuk ke transistor
      juga tambahkan resistor sebelum LEDnya

      makin besar energi batere, berarti harus makin banyak juga LEDnya

      Hapus
    2. 1. Maksud saya gini mas, saya pakai baterai rechargeable, saat full okelah saya tambah LED sesuai kebutuhan, nah saat drop katakan sisa 30%, apa joule thief nya masih efisien ?
      2. Bagaimana menghitung kebutuhan resistor untuk transistor nya ?
      3. Ada ga perhitungan khusus ttg lilitan, diameternya, jumlah dll ?
      Terima kasih banyak mas sebelumnya...

      Hapus
    3. 1. tidak, akan cepat drop
      2. dengan melihat datasheet
      3. tidak/belum, khusus joule thiefnya

      penjelasan detail nanti update artikel

      Hapus
    4. Terimakasih banyak penjelasannya mas, saya suka blog-nya sangat informatif serta aktual, maklum buat tmn2 yg sering kena pemadaman didesa, ini sangat berguna.

      Hapus
  8. Sy sudah coba mas,tapi kok lednya redup ya bahkan tanpa R ya?.sy pakai TR TIP 31(menurut sy termasuk paling kuat),R 220 ohm,20 lilitan kawat email(bekas kipas angin),led putih dan baterai baru 1,5 volt aa.
    Thanks.

    BalasHapus
    Balasan
    1. komentar anda masuk spam! hehehe
      TIP31 memang medium power transistor, tapi faktor penguatannya (HFe) kecil 50 kalo gak salah, sedangkan yang biasa 13001 c828, bc547, hfe diatas 100

      Hapus
  9. Kabelnya pakai kabel apa ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. kabel apa saja yang penting terlapisi isolator, bisa kabel serabut, kabel tunggal, atau kawat email

      Hapus
  10. Kalau pakai charger ponsel biar ga pakai batrei lagi bisa ga mas? Biar cahayanya lebih terang lagi,aku mau coba buat penerAng aquarium ni mohon infonya mkasi

    BalasHapus
    Balasan
    1. Kalau charger biasanya punya tegangan 5 volt dengan arus 500mA-750mA.
      Untuk itu, tidak diperlukan rangkaian joule thief lagi.

      Dengan tegangan dan arus itu saya prediksi (bukan hitung) bisa menyalakan 10 LED superbright 10mm
      Untuk rangkaiannya pakai paralel, namun untuk nilai resistornya. Silahkan cari "LED Calculator"

      Hapus
  11. Cerdas!!! Orang ind pintar2 tp ga diexpose!!! Semangat....semangat maju trus bro!

    BalasHapus
    Balasan
    1. thankyou sist
      btw blognya bagus....
      mau komen tapi gak bisa :D

      Hapus
  12. @SAD kalo pakai PB ya gak usah pakai rangkaian ini,
    tegangan dan arusnya sudah cukup untuk menyalakan LED ~25buah tinggal pakai resistor aja sebelum ke LED biar gak putus.
    trims kunjungannya :)

    BalasHapus
  13. @AA, @SAD
    oh iya kalo powerbank, bisa pakai rangkaian ini.. untuk menyalakan lampu neon!
    artikelnya ada di sini :
    Joule Thief Neon

    BalasHapus
  14. Siang om...klo led lbh dari satu? Apa rangkaian juga nambah...mksh om.

    BalasHapus
    Balasan
    1. untuk menambah LED tidak perlu merubah rangkaian, saya juga sampai saat ini dengan rangkaian yang sama bisa menyalakan 26 LED seperti gambar di atas

      Hapus
  15. saya gunakan transistor 13001 dan R 10 ohm . hanya dapat menyalakan 12 lampu kalau saya tambah nyala lampu udah ga terang. apakah jumlah lilitan berpengaruh terhadat tengangan out ya.

    BalasHapus
    Balasan
    1. berpengaruh juga sih, namun itu juga tergantung batere juga.
      Lilitan ampe puluhan atau ratusan kalo sumber tegangan cuma batere AA bekas ya gak akan ngefek, malah tidak menyalakan led. karena energinya habis 'dijalan'/lilitan

      apa baterenya pakai batere bekas? coba ganti batere yang baru
      masih tetap cuma 12 led? coba cek LED ke-13 itu, takutnya led nya mati karena korslet

      silahkan coba dulu aja ganti batere/led

      Hapus
  16. rangkaian di atas bisa tahan berapa lama dengan asumsi batere 1,5 V baru, jmlh led yg sudah agan coba (26)?

    BalasHapus
    Balasan
    1. yang baru tidak tahu,,
      yang bekas sudah dicoba 26 LED itu menyala terang selama 40 jam lalu mulai meredup sampai akhirnya mati pada jam ke 47

      kemudian tak sengaja rangkaian itu tersentuh jadi nyala lagi meski redup, akhinya dicabut led satu-satu sampe nyala terang akhirnya nyalam selama 3 jam dengan 5 LED

      Hapus
  17. Mohon petunjuk om....biar nyala maximum dirubah apanya?.tx.

    BalasHapus
  18. Oya om, smoga cepet baikan ma teh suci ya...

    BalasHapus
  19. @elfira,
    1. Coba tambah lilitan, pastinya dengan kabel yang lebih kecil diameternya
    2. Coba ganti batere dengan yang baru
    3. Pakai rangkaian paralel untuk LED, kaki (+) led1 ke kaki (+) led2 dst. Kaki (-) led1 kaki (-) led2 dst


    4. Bisa di jelaskan komponennya? Baterenya apa? transistornya apa? Resistornya berapa ohm?




    Oh ya kok tau, kami lagi tidak baik...??? Apa ukhti kenal suci? Saudara? Teman?
    Tapi sudahlah mungkin ini yang terbaik buat kami,,, :)

    BalasHapus
  20. Kan aq baca blog om dadan....ya tau lah...om kan curhat....sabar aj om...

    BalasHapus
  21. Pakai resistor 33 ohm.transistor 13002.batery aaa.1.5v.maksudku biar nyala max.harus dirubah apanya?...lilitan 6x.tx.

    BalasHapus
    Balasan
    1. kayanya transistornya deh, hfe 13002 lebih kecil dari hfe 13001
      itu TR yang kotak bolong ditengah ya?

      Hapus
  22. Klo pkai power bank resistor brapa ohm? Trus kabel pb ada 4 macam cara menyambungnya gmn om?.tx.

    BalasHapus
    Balasan

    1. untuk pb coba 5/10kilo ohm
      untuk kabel, gak bisa ngasih tahu warna soalnya suka beda. orientasinya.
      si colokan usb, untuk kabel yang positis ama negatif selalu ada di ujung dan ujung

      andaikan ini ujung usb 4 pin :
      /___________/
      |_// _// _// _// |/
      1... .2... 3... 4

      yang yang biasa dipakae (+) (-) itu yang 1dan4, begitu juga kalo usbnya 5pin yang dipake nya yang 1dan5

      nah dari situ kita bisa tes kabel warna apa yang nyambung ke pin no 1, pin nomor 4




      Hapus
  23. @NS, lebih dari cukup, sedikit lebay kalau pakai rangkaian ini.
    Kalau rangkaian dasar ini sudah jadi, bisa di gunakan untuk yang high voltage joule thief

    BalasHapus
  24. Mici om...nanya melulu nih..katanya ada led organic yg lumennya sama dgn lampu rumahan? Klo bli online dimn om?.. tengkyu om.

    BalasHapus
    Balasan
    1. heheh biarin atuh biar rame ... :)

      mungkin maksudnya bukan led organic, tapi LED biasa ya. Soalnya OLED digunakan perusahaan untuk pengganti layar LCD pada HP misalnya.

      Untuk lampu LED sudah banyak di toko-toko alat rumah tangga/ toko bangunan. Kemaren kemaren kan ada iklan TV lampu LED dari pilip. Lampu LED punya besar cahaya (fluks) yang sama namun dengan daya yang kecil.
      Contohnya lampu TL 30watt punya fluks yang sama dengan lampu LED 5watt

      Oh ya kalau mau yang ekstrim bisa beli Luxeon LED yang buat kendaraan bermotor itu loh heheh
      Atau berminat bikin rangkaian Lampu LED yang langsung dicolok ke PLN?

      Hapus
  25. Klo pkai batery 9v rangkaian gimana? Toroid,transistor dan resistornya? Apa sama?.tx.

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf baru login lagiii
      semoga udah dapet jawabannya ya..

      wah ini buat apa ya? mau buat inverter?
      kalau toroid, lilitannya boleh nambah jadi 50lilit pakai kawat email
      transistor bisa paket TIP41 atau 2n3055 jengkol
      Resistor 1-5 kohm

      mending bikin inverter aja kalau mau batere 9v nanti saya posting ya....


      Hapus
    2. Hi lupa...lilitan klo ditumpuk ga apa? Biar banyak...

      Hapus
    3. bisa bisa, tapi yang rapih ngelilitnya ya..

      Hapus
  26. Ok mksih saya tgg om...oya met tahun baru om.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ehh iya maaf bakal lama...
      mau ngelamar kerja dulu, mohon doanya ya..
      kalo ada pertanyaan boleh hubungi saya langsung :)

      Hapus
    2. Moga2 diterima kerja n cepat buka konsultasi lg.

      Hapus
  27. Om saya udh buat rangkain jt, tapi kenapa gk nyala ya om. Saya pakai transistor s9013 R 470 ohm dan ferrite bekas lampu dan sumber 1,5 volt. Tapi pas saya pakai sumber 9 volt nyalanya redup om. Itu kenapa ya om ? Apa yang harus saya rubah...

    BalasHapus
  28. gokil lu:
    pertama, cek dulu transistornya, apakah bagus apa rusak.
    Kedua, cek kaki-kaki nya umumnya B C E, cek lg aja kali aja beda

    Ketiga, kurangi resistor menjadi 100ohm

    Keempat, biasanya rangkaian salah di lilitan, indikasinya dengan batere 1,5v led tidak nyala, dengan 3v led nyala,

    kalau dengan 9v led redup kemungkinan
    1. Transistornya rusak,
    2. LEDnya mau putus,umumnya Vmax LED itu 4,5volt

    BalasHapus
    Balasan
    1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

      Hapus
    2. Makasih om arahannya...

      Kalo mau bikin rangkaian yang tahan sampai satu bulan gmn om ?

      Hapus
  29. Oh iya om mohon maaf bnyk nanya,, cara ngukur tegangan total dari rangkain joule theif gmn ya om ?

    BalasHapus
  30. 1. Yang diubah bisa batere bisa LED, kalo jumlah LED gak mau diubah ya berarti harus mengubah batere dengan kapasitas besar, misalnya menggunakan batere ABC Alkaline ukuran D R20 hitam yang harganya 15rebuan :D


    2. Mengukur tegangan beban pada rangkaian ini, probe merah ke kolektor, probe hitam ke emitor.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih bnyk om...

      Saya dapat ilmu banyak dari blog ini ....

      Sukses slalu..

      Hapus
  31. Om dadan....rangkaian jt buat lampu 220 bs?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maksudnya buat lampu bohlam atau yang lainnya??
      Secara teori bisa, namun harus diubah sedikit rangkaiannya plus sumber tegangan juga harus sama/lebih dayanya.

      Misal mau pake lampu bohlam 5watt berarti sumber tegangan juga harus minimal 5watt.
      Kalau pakai batere 3v berarti arusnya harus 2A.

      Jadi sumber tegangan bisa pakai batere double power (3,7V 3000mAH = 11wattH) ataupun powerbank

      Hapus
  32. Rangkaiannya gimana ngubahnya?Biar lampu rumah pkai rangkaian jt.dgn batry.....hayo bs ga om?...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Coba aja pakai rangkaian JT yang untuk lampu neon :D

      haduuh mbak El kita kan beda 1-2 tahunan kok manggil OOMMM sichh 😱

      Hapus
  33. Ha..ha.haa....ok...kang deh...kang dadan buat rangkaian inverter gimn?

    BalasHapus
    Balasan
    1. :') http://www.dadanpurnama.com/2015/02/teori-pembuatan-inverter-dc-ke-dc.html

      Hapus
  34. halo om! sya udah buat rangkean jt ukuran ataupun tipe sama seperti diatas, batre alkalin baru tp untuk menyalakan 10 led ko redup knp ya?


    BalasHapus
    Balasan
    1. maksunya ukuran dan tipe sama itu nilainya?
      Apa transistornya juga 13001 dari bekas lampu neon?
      Coba cek dulu transistornya dan resistor kali aja bocor.

      Led warna apa? Type yang mana (biasa/ultra/super)?

      Jika dikira2, berapa persen redupnya jika dibandingkan pakai tegangan 3v?
      Atau apa ada foto/videonya yang bisa kita lihat?

      Hapus
  35. siang om dadan yg baik hati. om sy penasaran dg rangkean jt, saya sudah buat pake transistor 13001, resistor 33 ohm (orange, orange, hitam, emas) semua komponen beli baru dan toroid bekas lampu lhe 7 lilitan. Saya pake led emergency yg harga 500/buah, saya rangke paralel 4 tp hasil redup, saya cb ganti pake alkalin msh baru tp malah tdk nyala. Kira-kira dimana salahnya? mhn penjelasanya ! Trimakasih mf sy tdk bs posting fotonya krn tdk tau caranya...

    BalasHapus
    Balasan
    1. maaf baru login
      kemungkinannya resistornya yang rusak atau salah di lilitan. Tapi saya prefer ke TR yang rusak. Coba ganti pake C945, s9014 BC549 dsb

      foto bisa di upload ke fb, tapi privasinya ke Publik lalu silahkan message ke saya

      Hapus
  36. om kl jt untuk sumber tegangan batre hp (3,7 v) apanya yg hrs dirubah ya? mksh

    BalasHapus
    Balasan
    1. harus tahu dulu outputnya untuk apa??
      misal kalau digunakan sebagai power bank atau sumber tegangan LED saja bisa ganti resistor saja dengan ukuran 100-1kohm

      Hapus
  37. mf om mau tny lg nich ! sy sdh coba menyalakan 20 led dirangkai scr paralel dg batre bekas hp tanpa joule thief hasil terang dan menyalakan 20 led dg rangkain joule thief hasil jg terang. yg saya tanyakan :
    1. apa manfaat jt kalo tanpa jt 20 led batre hp bekas bs terang?
    2. bgmn cara mengukur tegangan output jt yg benar, sy sdh coba pk avomtr probe merah ke anoda led dan probe hitam ke katoda led tp hsl sama dg tegangan sumber (batre 1,5 v) ?
    3. apa rangkean jt ini bs dipakai untuk pengganti batre mainan anak ?
    trimakasih sebelumnya,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Okeyy saya pastikan agan belum baca artikel ini secara lengkap dan belum paham.
      1. Manfaatnya bisa lebih lama
      2. Yaitu sudah benar, kan beban diparalel. Jangankan beban yang diparalel. Batere pun jika diparalel akan tetap tegangannya
      3. Untuk pengganti batere tidak bisa. Jika rangkaian dasar JT ini disambungkan dengan batere untuk mainan anak-anak pun belum bisa. Harus dimodif dan ditambah komponen untuk meratakan tegangan yang berfrekuensi

      Hapus
  38. 1 batre tr2n2222 r47 l 15:20 tk buat nyalain 10 led kok rasanya kurang terang y?
    apa emang spt itu?

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah ini juga belum baca/paham artikelnya...

      Iya memang seperti itu
      hukum kekekalan energi tidak bisa diabaikan, silahkan baca lagi pelan-pelan artikelnya...

      Hapus
  39. masalahnya bgn om... saya baca di salah satu blog lain tentang JT, ditulisanya dia bs menaikan tegangan smp 628 volt hny dgn batre 1,5 volt. sy sdh cb berbagai tipe tr (yg sy dpt dr bbrp blog berbeda) jumlah lilitan primer dan skunder sdh dirubah2, resistor antara 100 ohm - 1k ohm tp tegangan output tetap sama yaitu 1,5 volt. jt yg sy buat bs menyalakan 30 led bhkn lbh bertarti tdk gagal ya om. mf om sy trs2n tny hny ingin berdiskusi sj dn igin mdapat jt yg terbaik....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oh ituuhh ...
      Pada pengukuran yang sudah-sudah, batere 1,5v juga outputnya 1,5v kenapa? karena output diparalel. Memang seharusnya tegangan outputnya adalah tegangan kebutuhan led (sekitar 2-3v) namun karena ini joule thief, maka tegangan tetap 1,5v namun yang berubah adalah arusnya. Oleh karena itu cahaya led tidak terlalu terang.


      Konsep paralel dan seri
      Jika x diparalel maka tegangan tetap tapi arus bertambah.
      Jika x di seri, maka tegangan bertambah tapi arus tetap.
      Misal jika batere diparalel, maka tegangannya tetap namun kuat arusnya membesar.
      Jika beban diparalel, maka tegangan yang dibutuhkan tetap, namun arus yang dibutuhkan jadi besar.
      Begitu juga dengan rangkaian seri.sebaliknya.

      Jadi jika ingin mencoba sampe ratusan volt, coba led nya dirangkai seri dengan puluhan led juga.
      misal tegangan yang dibutuhkan 1 led adalah 3 volt. Jika 10 led di-seri, maka tegangannya menjadi 30v. kira-kira seperti itu.


      Heheh justru saya senang banget kalo kaya gini, bisa saling sharing

      Hapus
  40. saya sudah bikin om,, pake komponen sama persis dengan yang di atas, tapi led nya ga nyala om gmn y? saya cek di outnya tegangannya masih sama dengan teganan baterai tanpa jouletief

    BalasHapus
    Balasan
    1. itu ada pengalaman2 sebelumnya, itu masalah di lilitan
      silahkan bca guide membuat lilitan pada akhir artikel

      Hapus
  41. maw tanya mas.. klo inputnya 1.5 vlt outputnya brapa ya ?

    Kemudian kalo untuk menyalakan lampu neon apa yg perlu ditambahkan ?

    Trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. 1. Output tegangan belum diukur. yang pasti daya input hampir sama dengan daya outputnya
      2. Sudah di jawab di artikelnya...

      Hapus
  42. maaf gan sy pngin bikin genertor mini( pakai dinamo bekas DVD/tamiya) tenaga sirkulasi kalo di langsungin gx kuat,ap dengan rangkaian ini bs mmbantu? klo bisa bikinin skema'y gan.... terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. membantu untuk menjadi powerful? tidak!
      dinamo itu voltasenya abtara 3 -15 volt dengan arus katakanlah 500mA. Jadi penggunaannya juga untuk tegangan segitu.

      Hapus
  43. masi gaptek masalah tentang elektro....
    mas, bisa tidak rangkain joule thief buat menghemat batre mobil rc? sebelumnya saya ucapkan terima kasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. secara umum tidak bisa,,,
      secara teknik maksud menghemat di sini adalah lebih lama pemakaian baterenya sehingga jarang membeli batere baru. Namun rangkaian ini khusus buat rangkaian pemakai arus lemah, seperti lampu LED

      Hapus
  44. Kalo ingin tegangan naik, lilitan 2 harus lebih banyak dari lilitan 1, jadi fungsinya sebagai step up, saya pernah coba L1 15 lilitan dan L2 30 lilitan, dengan kawat email 0,5 mm (diameter), resistor diganti potensiometer 50k, bisa diatur redup terangnya led. Hanya sekedar sharing. Thx.

    BalasHapus
  45. Om klo boleh nanya kabel nya boleh kabel biasa atau kabel yg inti tembaga mohon penjelasan nya....

    BalasHapus
  46. Mau tanya om klo resistornya pake yang lain selain 1k ohm itu bisa gak

    BalasHapus
    Balasan
    1. sebenernya untuk satu buah bater 1,5v terlalu besar nilai 1k itu
      juga ada hitungannya sendiri untuk mencari nilai R, tergantung transistornya

      biar gak bingung, ganti R dengan potensiometer/trimmer 100ohm

      Hapus
  47. Sip.. matur suwun... gambarnya detail sekali... Siiip....

    BalasHapus
  48. Om, tnya nih, klo pke potensiomter kn kakinya 3, gmna cara nyambungnya, mkasih sblmnya.,

    BalasHapus
  49. Balasan
    1. yang kiri dan kanan terbalik gak apa apa
      yang tengah adalah penentu.
      jadi sambungin kabel satu kaki kiri, kabel dua kaki tengah atau
      kabel satu kaki kanan, kabel dua kaki tengah

      atau bisa juga kabel satu kaki kiri dan tengah, kabel dua kaki kanan
      dan sebaliknya

      Hapus
  50. selamat malam, kalau led diseri pararel sampai 30 biji ( 45 vol ) bisa hidup kagak yah?

    BalasHapus
  51. kang buatkan artikel tentang suatu rangkaian sederhana tapi bermanfaat

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mau tanya Om, saya buat nya pake resistor 1k dan tr 9013 berhasil menyalakan LED 12v dengan baterai 3.6v.Tetapi saat saya mengukur tegangan outputnya tetap sama 3.6v.Begitu juga dengan baterai 1.5v.Saya baca baca lagi kata oom outputnya diparalelkan sehingga tegangan tetap arus berbeda.Gimana ya cara buatnya agar tegangannya naik.Makasih :)

      Hapus
  52. ijin baca ya kang..
    semoga yang disampaikan membawa berkah ^_^

    BalasHapus
  53. kalau si batre saya ganti jadi dinamo 12v, nanti digerakkin pakai angin bisa ga ya? (soalnya mau nyoba buat PLT) trims

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa saja tapi untuk jadi PLT(angin) daya yang dihasilkan gak akan besar

      Hapus
  54. Mau tanya nih mas, misal JT di aplikasikan ke lampu indikator level bisa gk yah? Misal 1 batre aa baru dimasukan ke JT terus lampu led ada 3 macem, saat batre di sambungkan, maka ke3 led akan menyala, sammpai batre sudah setengah kapasitas led yg ke 3 mati tinggal led ke 1 dan ke 2, dan saat batre mulai lemah tinggal led 1 yg nyala dn mati.. bisa gk ya mas?

    BalasHapus
  55. bos kalau led nya yg besar seperti lampu philips d warungan itu bisa ga nyalain dengan rangkaian ini?

    BalasHapus
    Balasan
    1. bisa, lihat gambar anak kecil cewek itu pakai neon 55watt

      Hapus
  56. bos klo sekunder ukuran kawat sama dan jumlah lilitan sama pengaruh gk ya? mohon balasanya

    BalasHapus
  57. bos klo sekunder ukuran kawat sama dan jumlah lilitan sama pengaruh gk ya? mohon balasanya

    BalasHapus
  58. Om cara ngetes kaki transistor gmn y,biar tau C B E nya,trimaksih

    BalasHapus
    Balasan
    1. cara paling mudah : googling
      di google masukkan keyword : pin B C E transistor xxxx

      misalnya: pin b c e transistor C828, biasanya ketemu datasheet tr tersebut, kalo beruntung ada artikel blogger yang ngasih tahu bahwa C828 itu kakinya anu anu anu
      ================
      rumus umum kaki NPN: ECBEC = ECB CBE BEC
      rumus umum kaki PNP: EBCEB = EBC BCE CBE
      ini rumus umum, sedangkan ada beberapa tipe yang kaki transistornya diubah misalnya NPN s9015 pakai kaki EBC
      =================================
      Pertama kali cari kaki basis dulu
      tes setiap kaki secara berurutan, misalnya :
      probe hitam di kaki 1 dan merah di kaki 2 = jarum bergerak, kaki 1 adalah basis NPN
      probe hitam di kaki 2 dan merah di kaki 3 = jarum bergerak, kaki 2 adalah basis NPN
      probe hitam di kaki 3 dan merah di kaki 1 = jarum bergerak, kaki 3 adalah basis NPN
      probe merah di kaki 1 dan hitam di kaki 2 = jarum bergerak, kaki 1 adalah basis PNP
      probe merah di kaki 2 dan hitam di kaki 3 = jarum bergerak, kaki 2 adalah basis PNP
      probe merah di kaki 3 dan hitam di kaki 1 = jarum bergerak, kaki 3 adalah basis PNP

      kaki basis sudah diketahui kan,
      misal keadaanya probe hitam di kaki 2 dan merah di kaki 3 = jarum bergerak, berarti basis NPN di kaki 2
      berarti kaki 1 dan kaki 3 itu antara kolektor dan emitor,
      XX : probe merah di kaki 1 dan probe hitam di kaki 3, jilati tangan lalu tempelkan ke probe 2 dan 3, lihat gerakan jarum
      YY : probe merah di kaki 3 dan probe hitam di kaki 1, jilati tangan lalu tempelkan ke probe 1 dan 2, lihat gerakan jarum
      jika gerakan jarum, saat XX lebih besar daripada saat YY maka pada XX kaki 1 = emitor, kaki 3 kolektor
      --------------------------
      misal keadaanya probe merah di kaki 2 dan hitam di kaki 3 = jarum bergerak, berarti basis PNP di kaki 2
      berarti kaki 1 dan kaki 3 itu antara kolektor dan emitor,
      XX : probe merah di kaki 1 dan probe hitam di kaki 3, jilati tangan lalu tempelkan ke probe 2 dan 3, lihat gerakan jarum
      YY : probe merah di kaki 3 dan probe hitam di kaki 1, jilati tangan lalu tempelkan ke probe 1 dan 2, lihat gerakan jarum
      jika gerakan jarum, saat YY lebih besar daripada saat XX maka kaki 1= kolektor, kaki 1 emitor
      Singkat padat dan tidak jelas hehehe
      =====================

      Hapus
  59. Makasih om akhirna rangkaian JT saya berhasil,,tp baru pake led 9 👍

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya masama,
      sekarang tinggal bkin joule thief untuk neon ya..

      Hapus
  60. Mas Dadan,
    Mau tanya, saya tidak punya basic listrik dan elektronik. Kalo batere 5 batere aa digabung dapat menghidupkan bola lampu biasa 5 watts berapa lama ya? bagaimana cara menghitungnya? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. pak saya jawab di sini aja ya..
      sebelumnya terima kasih pulsanya

      Dik: 5(Vin 1,5v). Daya(P out) 5watt
      Dit: t out?
      Jawab :
      Karena daya input tidak ada, maka saya tetapkan saja, misalnya kapasitas arus batere tersebut ada 1000mAH
      Karena tidak tahu dirangkai seperti apa, jadi saya misalkan 1,5 volt ini dirangkai secara seri = 5x1,5 = 7,5v
      Jadi kita bisa menghitungnya
      Daya (P) = V.I
      Energi listrik (W) = Pxt = V.I.t

      Energi yang masuk (Win)= Energi yang keluar (Wout)

      Win = Wout
      V.I.t = V.I.t
      7,5v x 1A x 3600detik = (V.I).t
      7,5v x 1A x 3600detik = P.t
      7,5 x 1 x 3600 = 5watt x t

      Kenapa t pada Win = 3600detik? Karena kapasitas batere 1000mAH = 1AH(AmpereHours) = setrum batere akan habis dalam waktu satu jam jika arus yang mengalir adalah 1Ampere

      7,5 x 1 x 3600 = 5 x t
      27000 = 5t
      t = 2700 / 5
      t = 5400 detik

      Jadi perkiraan lampu itu menyala selama 1,5jam

      mengapa perkiraan?
      karena meskipun kita tahu daya yang dibutuhkan adalah 5watt, namun 5 watt ini didapat darimana?
      apakah dari 220v x 23mA? apakah dari 5volt x 1A? apakah dari 12v x 427mA ? apakah dari 10kV x 5mikroampere?

      Namun ini hanya teori karena apada kenyataanya bola lampu, maksudnya lampu pijar 220v tidak bisa menyala dengan 7,5v bahkan dengan joule thief. harus memakai rangkaian inverter lain, misalnya power modul 10kilovolt yang saya tulis diatas.

      Hapus
  61. Terima kasih mas Dadan atas penjelasannya. Jadi maksudnya adalah perlu lampu tertentu untuk batere maupun aki untuk bisa menyalakannya (lampu yang sesuai dengan voltase sumber dayanya) atau tambahan power modul.

    BalasHapus

Silakan tinggalkan komentar, kritik, saran, spam atau apa saja yang penting sopan dan tidak SARA ya....

Jika ada pertanyaan atau request yang penting, bisa hubungi Admin di How to Contact

Terima kasih,
Dadan Purnama