Rabu, 08 Maret 2017

Cara Anti Mainstream Mengembalikan FB yang di-hack.

Alhamdulillah setelah dua bulan saya bisa ngepos artikel lagi. Terima kasih kepada pengunjung yang telah memberi saran, kritik dan nitip jualan. BTW Saya mengijinkan spam tapi bukan yang dilakukan oleh bot atau oleh sesama blogger yang mementingkan SEO daripada perasaan saya ketika dikirimi sampah "artikel mantap gan kunjungi wewewedotbanyakiklandotkom".😠 Jadi saya ucapkan tidak terima kasih.😠😠
Saya sekali lagi juga minta maaf karena telah mengabaikan pesan di fb dan di email. Sudah saya curhatin keadaan saya, sudah juga diberi petunjuk agar pesan direspon tapi tetap saja banyak yang gak baca. Sekitar 80% isi pesan itu adalah meminta bantuan untuk mengembalikan akun facebook yang di-hack. Berasa staff fb ajah hahaha. Dari jumlah itu cuma 5% yang saya layani, karena memenuhi syarat agar direspon dan kebetulan lagi ada kuota. Sekarang komputer saya mau dijual, udah ada yang mau cod tapi kaburrπŸ‘Ž

Tahun 2016 kemarin tutorial mengembalikan akun facebook masih terbilang mudah. Ketika korban tidak punya akses ke email --dan memang semua yang menghubungi saya tak punya akses ke email-- saya tinggal menuju halaman contact form / hubungi staff facebook, curhat dikit, upload KTP, rebes boz. Namun Januari 2017 kemarin, lagi-lagi facebook memperbarui situsnya. Hal ini juga berakibat pada pusingnya 21 keliling menuju contact form. Ini link andalan saya, https://www.facebook.com/help/contact/830921593618796, coba kunjungi link ini. Yup HTTP Kode 302, halaman dialihkan, namun setelah sampai ke halaman yang dituju malah kode 302 lagi dst dst membuat Rubah Api pusing 21 perjumlahan sisi bidang datar. Dengan keadaan ini saya gagal menyelamatkan fb Ulfa Khoerunisa.
 
Beberapa hari yang lalu ada lagi minta direcovery. Melihat kronologinya sepertinya mudah, saya terima saja, namun kesalahan saya terlalu terburu-buru sehingga tidak tahu kalau Puspita ini tidak ada email di akun facebooknya. Namun karena Puspita telah mengirim dan menyetujui syarat tambahan, lanjut aja. Tidak ada email berarti tidak menambahkan alamat email... lebih susah daripada tak ada akses email.
  
Berarti Puspita ini daftar facebook pakai nomor hape kan?
Iya iya ..... tapi pukul kepalaku saja bang pukul....πŸ˜…
We ha ye?
nomornya sudah hangus...


Untunglah akun fbnya masih bisa dicari menggunakan Nama dan/atau Nama Pengguna (username).

Memangnya ada gitu akun yang tidak bisa dicari dengan nama?
wkwk Kalau namanya pasaran kayak 'Dadan Purnama'? cape deh lu
Lah kan masih ada username? 😁
Beberapa akun seperti saya yang punya banyak villain memilih untuk mendisable recovery menggunakan username. Coba aja masukin 'isyfalana', ada hasil?xixixi
wah wah wah kok gak bisa dicari pake username? Caranya gimana? mau tau dong....
 
Udah ah chit chat mulu. Back to the post

Setelah didapat akun hasil pencarian, hasilnya adalah konfirmasi identitas yang akan dikirim melalui email. Sayangnya email ini adalah email dari hackernya....
 
Oke saya memilih "Tidak punya akses ke sini lagi?" namun jendela yang diharapkan adalah pengisian email, tetapi malah ineligible.
 
Dengan ini akhirnya menuju http://facebook.com/hacked
Apa yang terjadi selanjutnya? idem, ujung-ujungnya ineligible

Haruskah saya menebak r*******u@gmail.com?
r*******u, retaskamu, rasain.lu, rahasiamu, rahayuuuu arrrggghh

Lalu saya ubek-ubek lagi halaman Bantuan dan menemukan contact form masalah login, hhhuuurraaayyy
 
Curhat dikit terus kirim. Nunggu sejam, dua jam, seharian gak ada balasan.
Lalu saya sadari ini adalah formulir kontak untuk masalah internal fb / bug.

Oke nyerah.

Setelah menyatakan ketidaksanggupan, lalu Puspita memberikan email pembajaknya, yang sempat dilihat waktu mau mengganti passwordnya. Terus saya ulang tahap recovery menggunakan email pembajak ini, namun tetap tidak membuahkan hasil.

Brot brot brother tak terbersitkah dipikiranmu untuk menelusuri si peretas?
Bukan terbersit lagi cuy udah niat malah.... pas mau nyari alamat email ini di google | clingπŸ’‘ | langsung terbayang "palsu", yang diproses sedemikian rupa sehingga terbentuk pernyataan "Kalo gue ngebajak akun orang, gue enggak mungkin nunjukin identitas asli, pastilah gue bikin akun palsu."Hey cuy inget gak dulu elu ngebajak akun orang pake nunjukin identitas asli?"1tu K@n w4kToo aq m5h p0l0s coy"Polos, polos, polostrong lu! Seenggaknya coba dulu brur"
Lalu saya paksakan googling...
Hasilnya gimana?
Tak menemukan identitas aslinya....
Seenggaknya sudah mencoba bro..
yoyoi
....
but wait,,, kalo tidak menemukan peretasnya kayaknya gak perlu "identitas aslinya" cukup "identitasnya" deh
you got it😝

Dari pencarian ke berbagai tempat, pipl, namechk, knowem dll tak menemukan identitas sang pembajak. Namun pencarian google menemukan email hacker ini digunakan untuk contact line pada sebuah channel youtube. Jreng jreng jreng. Di sana juga tertulis pin bbm, id line dan nama facebooknya. Terus saya googling pin bbm dan id line si peretas namun tak menemukan apapun lagi. Eits ada nama facebooknya, saya cari dan dapet juga.
Ternyata pembajaknya kagak sepolos(trong) elu bro...

Nah dari sini cling langsung terbayang "hubungi".... bla-bla-bla kepanjangan, cape gak punya keyboard, ini ngetik pake mouse dan On Screen Keyboard.

wah masa gak punya keyboard?
Suer kagak punya, masa lu gak percaya, kayak si Tesa Gakjelas luh
Siapa lagi tuh? Tesa Kaunang?
ah udah jadi panjang nih, cape ngetik ngeklik ngemouse, sama aja boong kalo gini...
Terus mengirim saran kepada Puspita untuk melaporkan akun ke facebook, saya juga menyarankan untuk menghubungi hackernya pake bbm/line/email/fb. Lalu dengan pertimbangan masih banyak sisa kuota pemberian Puspita, saya memutuskan menonton sinetron eh serial The Flash di Netflit. Cling..... Kalau main kasar, ngerusuh di mana-mana, bakal pusing sendiri. Dia punya team hacker (tim kegelapan bro), terus jago ngehack (pemancing ahli cuy), seorang alien (dari planet Bekasi panas euy), terus yang bikin saya gentar nih, dan masih sekolah bro, entar beneran kayak dulu dikalahin hacker pelajar 😨😨
nih logo hacker teamnya aja hasil carding ngehack ngeretas ngebajak 😱
Unggahan foto fbnya penuh ama hasil mancing dan jualan ikannyaπŸ˜–

Untuk itu, mengutip iklan SariHarum, Mari ngehe mari bicara. Saya putuskan untuk menghubungi pembajaknya.

Dengan memilih kata-kata yang tepat sambil senyum-senyum sendiri. Kenapa keponakan... kan bisa anak, adik, teman, pac....ssstt
Berharap-harap cemas akhirnya datang juga balasannya

Karena terkesan menunda-nunda saya jadi mikir ni hacker pengen ditebu$$$
okelah sebelum dia minta uang atau apapun ane bujuk pake reward (no ss ngetes tail mail 🏀🏣)
 
Akhirnya dikasih juga passwordnya.

Lalu saya langsung coba login dan eng ing eng... checkpoint akun dikunci wkwkwk
 
Ada yang baru disini yaitu identifikasi kepemilikan akun melalui komentar.
Dari sini saya langsung serahkan semua ke Puspita.
Akhirnya artikel ini memang mengecewakan. Gak semua dan gak selalu korban tahu id hackernya. Ya tinggal ke masing-masing aja. Kalau mau ribet, ya tinggal recovery sendiri aja, tutorialnya udah di bahas. Mau ribet tapi gak punya waktu, saya siap membantu. Asal baca dulu cara agar permintaannya saya respon. Kalau saya gak merespon : iklashin >laporin>bikin baru 😁

Okelah cukup sekian artikel kali ini, sampai jumpa kemudian hariπŸ‘‹





































Bro bro...
apa cuy?
itu di screenshot pertama ada bookmark situs terlarang, huahaha ngaku siahπŸ˜‚
hehehe 😡 itu buat artikel selanjutnya cuy, tentang digital image forensik. Di situ ada foto boogeel kan? nah kita sama-sama analisa apakah asli atau editan...
kapan bro?
entahlah nunggu komputer olxcini kejual cuy
yaahhh gimana mo analisa komputernya aja dijual
tenang cuy artinyanya udah ada di draft tinggal klik Publish
tinggal klik aja, nunggu apalagi bro ?
nunggu komputer kaskus ini laku cuy
ah elah bro-bro
tenang cuy, website sementaranya udah jadi kok, kunjungi aja





***see you wanna see you***

2 komentar :

Silakan tinggalkan komentar, kritik, saran atau apa saja yang penting sopan dan tidak SARA ya....

Jika ada pertanyaan atau request yang penting, bisa hubungi Admin di How to Contact

Terima kasih,
Dadan Purnama