Jumat, 02 Mei 2014

Cara Membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Baru/Perpanjangan

Prosedur Pembuatan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Baru Berdasarkan Pengalaman Saya April 2014
Prosedur Perpanjangan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) Lama Berdasarkan Pengalaman Saya Juni 2016
Contoh SKCK

Dulu waktu 2009, membuat Surat Berkelakuan Baik dari Kepolisian atau Surat Keterangan Catatan Kepolisian bisa dibuat/dilakukan/dikeluarkan langsung di Polsek Kecamatan. Namun setelah adanya perubahan sekarang membuat SKCK harus ke Polres Kabupaten.
Yah.. berhubung SKCK saya sudah jadul (kadaluarsa Februari 2010) widih... jadi terpaksa buat yang baru.

Sebelumnya, kemarin juga saya sempat terkecoh karena ketidaktahuan saya. Jadi saya membuat SKCK baru di Kapolsek, eh ternyata di Kapolsek ini cuma bikin surat rekomendasi buat pembuatan SKCK di Kapolres, dan itu juga untuk pembuatan Surat Rekomendasi untuk ke luar negeri. Hmmm cape-cape bikin Surat Berkelakuan Baik dari Kantor Desa buat SKCK di kecamatan, diusir dari Kapolsek karena pake celana pendek, bolak balik bawa persyaratan yang kurang lengkap, keluar uang buat beli tanda tangan KA.RT, KA.RW, KA.des, KA.polsek, eh Surat Rekomendasi dari Kapolsek ini tidak terpakai.

Persyaratan Pembuatan SKCK Baru:
  1. Fotokopi KTP - 1 lembar
  2. Fotokopi Kartu Keluarga - 1 lembar
  3. Fotokopi Akta Kelahiran - 1 lembar
  4. Kartu Sidik Jari - Jika sudah punya
  5. Foto Berwarna Ukuran 4x6 - 3 lembar

Persyaratan Perpanjangan SKCK Lama:
  1. Asli/Fotokopi SKCK lama - 1 lembar
  2. Fotokopi KTP - 1 lembar
  3. Fotokopi Kartu Keluarga - 1 lembar
  4. Fotokopi Akta Kelahiran - 1 lembar
  5. Foto Berwarna Ukuran 4x6 - 3 lembar

Tuh kan bro gak ada surat rekomendasi polsek buat bikin SKCK

Dalam pembuatan SKCK baru, jika sudah punya kartu sidik jari, langsung ke Loket II
Dalam perpanjangan SKCK lama, jika persyaratan sudah lengkap, langsung ke Loket II

Prosedur Pembuatan SKCK Baru :

Di Loket I : (Tempat Form Sidik Jari dan Pembuatan Kartu Sidik Jari)
Minta form isian untuk kartu sidik jari, nanti bakal diberi satu kartu sidik jari dan satu form isian sidik jari. Silahkan isi sendiri dengan lengkap, sabar dan teliti. Ya kemarin saya mengisi sendiri, mungkin karena banyak yang antri jadi suruh isi sendiri saja. Kalo ada yang kurang mengerti, atau mau ditanyakan, tanya ke petugas yang yangsih form tadi ya.... Sip form sudah terisi semua, balikin lagi form isiannya, untuk di cap sidik jari. Terus nunggu sebentar buat dibikin rumus sidik jari.
Setelah selesai kita bakal diberi Kartu Sidik Jari yang sudah kita isi tadi. Oke Go to Loket II
Tarif Loket I : Gratis

Di Loket II : (Tempat Form SKCK, Pengecekan Form dan Pemberian Nomor Antrian)
Minta form isian terus bakal disuruh beli dulu map ke kantin, udah itu nanti bakal dikasih form TiK dan form SKCK. Isi dengan huruf kapital, lengkap, jujur, jelas, sabar dan teliti. heheheh
Kalau sudah terisi formnya, balikin lagi ke petugasnya, untuk di cek, dirapikan, dan dikasih nomor antrian. Sip, map sudah berisi persyaratan SKCK+formnya+nomor antrian. Go to loket III
Tarif Loket II : Rp2.000,00 untuk map dan Rp5.000,00 untuk form isian.<< mungkin ini yang lagi diberantas polri

Di Loket III : (Tempat Pembuatan SKCK)
Serahkan map dan tunggu sebentar untuk pencetakan/ngeprint SKCK. Passelesai dikasih lagi map tadi berisi SKCK dan Kartu Sidik Jari yang tadi. Selesai deh..... 
Oh iya kalo mau di legalisir, di kantin juga ada tukang Fotokopi dan go to Loket IV.
Tarif loket III : Rp10.000,00 (tarif ini ada Papan Peraturan Biaya yang dipasang di sebelah loket.)

Di Loket IV : (Tempat Legalisir)
Beberapa lembar SKCK yang sudah di-Fotokopi tadi dikasih ke loket ini untuk di stempel.
Tarif Loket IV  :  Gratis

Catatan :
  • Tempat pembuatan SKCK saya di Polres Garut 
  • Berdasarkan polri.go.id, SKCK untuk melamar kerja dan keperluan visa dibuat di polres
  • Di polres Garut, Loket II dan IV digabung jadi satu
  • Kartu sidik jari digunakan untuk isian rumus sidik jari pada form TiK dan Form SKCK. Namun dikasih lagi ke pemilik, simpanlah seperti KTP, SIM dan kartu identitas lainnya.
  • Waktu Pembuatan 2 jam 
Loket I : 1 menit + 5 menit untuk saya sendiri yang mengisi form
Loket II : 1 Menit + 10 menit untuk saya sendiri mengisi form
Loket III : 5 Menit
loket IV : 1 Menit
Loh 8 menit + 15 menit kok jadi 2 jam???!! heheh sisa waktunya buat ngantri. Saat membuat SKCK, kebetulan ada banyak adik-adik pralulusan SMA/sederajat yang lagi bikin juga, untuk daftar ke militer katanya.




Update 14 Desember 2016

Pada tanggal 2 Juni 2016 saya memperpanjang lagi SKCK saya yang kadaluarsa.
Sebelumnya saya telah membaca komentar dari sodari Ilmi Fatmawatin bahwa SKCK bisa dibikin online.
Lalu pada tanggal 30 Mei saya berniat membuat SKCK online.
Saya mencoba mngunjungi www.skck.polri.go.id namun apa yang terjadi??
Situs ini cuma menampilkan laman kosong, bahkan sampai tulisan ini diupdate.
Saya sedikit bolak-balik web polri dan menemukan laman ini https://www.polri.go.id/layanan-skck.php mengarah ke http://skckonline.polri.go.id hasilnya? Laman tersebut offline, bahkan sampai tulisan ini diupdate.

Untungnya di bagian bawah artikel ada menu yang mengarah ke alamat polres. Sayang saat artikel ini di update menu tersebut tidak menampilkan apa-apa. Karena penasaran saya coba cek souce code htmlnya. Walah-walah errorrr brooo.

sekarang ada di http://skck.polresgarut.com

Setelah mendapat alamatnya, lalu saya mengisi formulir secara online. Saat pengisian selesai dan dikirim keluarkan surat yang berisi RUJUKAN untuk mencetak SKCK di polres. Ditambah jangan lupa bawa fotokopy KK, KTP dan surat dari Kantor Desa.

Lalu tanggal 2 Juni saya ke Polres Garut, langsung ke kantin beli Map terus ke Loket II. Di sini saya ditanya kelengkapan lain yaitu skck lama, pas foto dan juga akte lahir. Lalu saya bilang saya sudah mengisinya secara online sambil mencari surat rujukan yang ada di bawah paling lembaran. Tapi si bapaknya nunjuk kertas persyaratan yang ada di kaca loket.
Ya udah dengan berat hati saya balik lagi untuk melengkapi itu semua.

Akhirnya saya sudah di loket IV, setelah dipanggil saya mendapatkan SKCK. Namun ada yang berbeda kali ini. Apakah itu? SKCK kali ini lebih tipis dan tulisan warna kuningnya agak pudar. Berbeda dengan SKCK 2014 dulu yang setebal ijazah.
Dulu waktu saya masih kerja di cafe, ada yang kami sebut penurunan kualitas, dengan tujuan modal minim untung besar. Misalnya dulu kami pakai keju cr*ft khusus untuk industri, namun karena manajernya gitu, akhirnya diganti pakai keju pr**his. Bukan cuma keju, bahan lain juga, seperti kopi yang tadinya pakai kopi premium ******** diganti jadi kopi premium yang ada di supermarket. Bukan hanya itu juga loh, tapi harga-harga juga naik. kualitas bahan diturunin, harga dinaikin, weleh-weleh,,,,, Kasihan a falah dia dari pertama berdiri kafe itu, sampe keluar karena gak tega "mendzolimi" pelanggan. saya juga keluar, kami juga keluar hampir semuanya, sekarang gak tahu cafe itu gimana. heheheh yang tahu saya dulu bekerja dimana, jangan bilang-bilang ya,,, wkwkwkwkwk
Walah jadi curhat... btw penurunan kualitas untuk mendapat untung sah saja jika dilakukan perusahan, namun jika dilakukan polri. Ah mungkin saja waktu itu kertasnya lagi abis xixixixixix

Soal biaya gimana?
Waktu itu biayanya masih Rp10.000,- namun di setiap tempat ada tulisan kira-kira seperti ini :
Ini adalah sosialisasi bahwa biaya pembuatan SKCK akan naik menjadi Rp30.000. Ingat ya sosialisasi soalnya belum ada keputusan resmi wkwkwkwkwk. Sekarang saya gak tahu apakah biaya ini sudah diresmikan atau belum.

Jadi cara membuat SKCK online itu adalah hoax, eh hoax sih enggak cuma enggak sepenuhnya benar. Selain link skck.polri.go.id udah gak bisa diakses, 'pembuatan skck online' cuma pengisian formulir online saja seperti pada Loket II. Entah karena Polres Garut lagi offline, entah karena Polri belum seluruhnya online, entah emang cuma pengumpulan data aja oleh Polri. Tapi saya gak khawatir lah dikumpulkan data oleh polri daripada oleh perusahaan/ perorangan yang ujung-ujungnya dijual.

BONUS
Tahun 2010 saya mencoba menelpon nomor 110 siang-siang kagak ada yang angkat tuh selama hampir 1 JAM.
Lalu tahun 2015 saya mencoba menelpon nomor 110 pas malam hari, eh ada yang angkat bro.... 😰 😰
Ampe panas dingin denger petugas, ya udah ane bilang aja maaf-maaf testing...😜







10 komentar :

  1. Wah makasih ya sangat sangat membantu. Saya baru mau buat nih. Kirain langsung dateng aja ke polres, taunya harus minta pengantar dll hehehe

    BalasHapus
  2. Ya kalo mau bekerja ke luar negeri, harus ada SKCK polsek, surat dari desa/kelurahan.
    Tapi kalo bekerja di dalam negeri, langsung aja ke polres gk perlu surat rekomendasi

    BalasHapus
  3. Mau nanya, kalau surat pengantar dari desa perlu ngga?? jadi ngga perlu pengantar dari polsek ya kalau mau melamar di BUMN?

    BalasHapus
  4. Tidak perlu ke desa atau polsek,
    langsung aja ke polres dengan membawa persyaratan diatas.
    Itu juga sebagian buat isi formulir di tahap loket 2

    BalasHapus
  5. FYI, kalau di polres tempat saya harus bawa surat rekomendasi dr polsek dan itu sudah tercantum di persyaratannya, jadi ada kalanya yg mau buat skck cari tahu dulu di polres masing" hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih atas kunjungan dan sarannya
      memang sih beda-beda tergantung kondisi keamanan wilayah kali yah...

      Hapus
  6. Balasan
    1. sudah diupdate artikelnya
      artikel mbak juga harus diupdate deh, soalnya udah gak bisa lagi

      Hapus

Silakan tinggalkan komentar, kritik, saran atau apa saja yang penting sopan dan tidak SARA ya....

Jika ada pertanyaan atau request yang penting, bisa hubungi Admin di How to Contact

Terima kasih,
Dadan Purnama